Diduga Buruknya Pelayanan Perusahaan Listrik Negara PT PLN (Persero) Selatpanjang, Masyarakat Meranti Mengeluh

WARTAUTAMA.ID | Meranti — Perusahaan Listrik Negara PT PLN (Persero) Selatpanjang, Kecamatan Tebing Tinggi barat Kabupaten Kepulauan Meranti, membuat Masyarakat Meranti mengeluhkan, buruknya pelayanan PT PLN yang sering melakukan pemadaman listrik tanpa ada informasi terlebih dahulu.

Pemadaman listrik tersebut dilakukan paling sedikit 4 sampai 5 kali pemadaman, ada juga terkadang sampai 10 kali pemadaman dalam sehari.

Bacaan Lainnya

hal ini sudah berlangsung selama 2 sampai 3 tahun, sebagai kompensasi atas tidak terpenuhinya tingkat pelayanan mutu listrik kepada warga Tebing Tinggi barat, sabtu malam (12/04/2025).

”Terkait hal ini Henrisman Sebati, melalui akun media sosialnya meminta pimpinan pusat, agar menegur pihak Perusahaan Listrik Negara, PT PLN (Persero) Selatpanjang.untuk dibenahi,” ujarnya.

“Indikator mutu pelayanan Perusahaan Listrik Negara PT PLN (Persero) Selatpanjang, sangat buruk selalu melakukan pemadaman, tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu. dan pemadaman listrik selalu saja terjadi, apakah ini disebabkan faktor alam atau buruknya kinerja SDM PT PLN (Persero ), yang ada di Selatpanjang,” tambah Henrisman.

Ia juga menyoroti bahwa persoalan listrik tidak lagi menjadi permasalahan besar menjelang 80 tahun Indonesia merdeka. mohon di tegur pihak PLN Selatpanjang pak, pemadaman listrik mendadak ini sering terjadi tulis Henrisman diakun sosialnya.

“Saat dikonfirmasi oleh media, pada Minggu pagi (13/04/2025) Henrisman membeberkan, bahwasannya pemadaman listrik terjadi setiap hari nya secara berulang ulang. Hal ini sudah berlangsung 2 sampai 3 tahun yang lalu,” ucap Henrisman.

Disisi lain keluhan yang serupa juga disampaikan, Lewat akun sosial salah satu Warga batang malas Ct muis Ibnu Ismail, 1 bulan bisa full hidup listrik, tapi kenyataannya pemadaman listrik tersebut 10 kali dalam sehari.

“Menanggapi keluhan tersebut Kepala PLN (Persero) Selatpanjang Dalie Priasmoro, menyarankan mengenai hal tersebut masyarakat berkomunikasi langsung dengan Henrisman,” ujar Dalei Priasmoro.

“Untuk penjelasan lebih lanjut mungkin bisa berkomunikasi langsung dengan bapak Henrisman,” ucap Dalie Priasmoro kepada media melalui via pesan WhatsApp. (Yan)

Pos terkait